Folgen

  • Kajian Ma'rifatullah 27/02/2025
    Feb 18 2026

    Puasa Ramadhan merupakan ibadah istimewa yang diibaratkan sebagai “tijarah” dengan Alloh, di mana pahala puasa dirahasiakan dan langsung dibalas oleh Alloh karena besarnya keutamaan yang tidak terukur, sehingga puasa tidak hanya sebatas menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menuntut penjagaan lisan, perilaku, dan hati agar pahala tidak hilang. Lima hal seperti dusta, ghibah, adu domba, sumpah palsu, dan tidak menjaga pandangan dapat menghapus pahala puasa meski tidak membatalkannya, sehingga pengendalian diri, terutama menjaga ucapan, menahan amarah, dan meninggalkan perkataan sia-sia menjadi kunci kualitas puasa. Puasa yang sempurna adalah puasa yang dilandasi iman dan keikhlasan, disertai akhlak yang baik, tidak riya, banyak berbuat kebaikan kepada sesama, serta fokus mencari ridha Alloh semata, karena keberhasilan puasa sejatinya dinilai dari ketakwaan dan kemampuan menjaga diri secara menyeluruh, bukan hanya dari menahan lapar dan haus.

    Mehr anzeigen Weniger anzeigen
    1 Std. und 26 Min.
  • Kajian Ma'rifatullah 13/02/2025
    Feb 17 2026

    Alloh sangat dekat dengan manusia, mengetahui seluruh isi hati, niat, dan bisikan terdalam, serta setiap perkataan dan perbuatan selalu dicatat oleh malaikat sehingga tidak ada yang luput dari pertanggungjawaban. Kesadaran ini seharusnya mendorong seorang hamba untuk menjaga lisan, hati, dan niat, karena berbicara bukan sekadar komunikasi tetapi juga amal yang dinilai oleh Alloh, sehingga harus dilandasi niat ikhlas, kebenaran, dan manfaat; jika tidak, diam lebih selamat daripada berkata tanpa kontrol. Kajian ini juga menekankan pentingnya menghindari riya’, keluhan berlebihan, dan perdebatan yang sia-sia, serta menumbuhkan kesabaran saat dihina dengan memilih diam dan menjaga adab. Amal tidak dilihat dari tampilan luar, melainkan dari keikhlasan hati yang murni hanya untuk Alloh, sehingga menjaga niat, mengendalikan lisan, dan memperbanyak doa menjadi kunci agar amal diterima, hati tetap lurus, dan hidup lebih tenang di bawah kesadaran bahwa setiap sikap, kata, dan niat selalu dalam pengawasan Alloh.

    Mehr anzeigen Weniger anzeigen
    1 Std. und 19 Min.
  • Kajian Ma'rifatulah 09/01/2025
    Feb 16 2026

    Syukur merupakan kunci utama bertambahnya nikmat, ketenangan, dan keberkahan hidup, sebagaimana janji Alloh bahwa nikmat akan ditambah bagi yang bersyukur, sehingga seorang hamba tidak perlu cemas terhadap rezeki karena semuanya telah diatur oleh-Nya. Syukur yang benar melahirkan sikap qanaah, tidak ujub, dan tidak merasa memiliki hasil usaha sebagai milik pribadi, melainkan sebagai amanah dari Alloh yang harus dijaga dan dipertanggungjawabkan. Bentuk syukur diwujudkan melalui ibadah, menjaga lisan dan perilaku dari maksiat, memperbanyak zikir, serta konsisten bersedekah tanpa takut miskin karena sedekah justru membuka pintu keberkahan dan tambahan rezeki. Selain itu, syukur juga tercermin dalam berbakti dan mendoakan orang tua serta berterima kasih kepada manusia yang menjadi perantara nikmat, sehingga hidup dijalani dengan rasa cukup, ikhlas, dan tawakal, yang pada akhirnya menghadirkan kebahagiaan, kelapangan hati, dan keberkahan di dunia maupun akhirat.

    Mehr anzeigen Weniger anzeigen
    1 Std. und 21 Min.
  • Kajian Ma'rifatullah 02/01/2025
    Feb 14 2026

    syukur kepada Alloh merupakan kunci utama ketenangan, kebahagiaan, dan kelapangan hidup, karena seluruh nikmat baik besar maupun kecil hakikatnya berasal dari Alloh semata, bukan dari diri, manusia, atau harta; kurangnya syukur menjadi akar kegelisahan dan kesedihan, sedangkan syukur mendatangkan tambahan nikmat dan ketenteraman hati. Syukur yang benar tidak hanya di lisan, tetapi hadir dalam hati dengan mengakui kepemilikan Alloh atas segalanya serta diwujudkan dalam perbuatan taat, termasuk menyadari nikmat yang sering dianggap sepele seperti kesehatan, nafas, penglihatan, keluarga, dan kehidupan sehari-hari, bahkan dalam ujian sekalipun. Dengan membiasakan syukur dalam setiap kondisi, seorang hamba akan lebih tawakal, tidak mudah galau, memandang ujian sebagai kebaikan dan penghapus dosa, serta hidup dalam kesadaran bahwa dirinya bukan pemilik nikmat, melainkan hanya penerima titipan dari Alloh.

    Mehr anzeigen Weniger anzeigen
    1 Std. und 14 Min.
  • Akhlak Lahir dari Hati
    Feb 13 2026

    Tujuan ibadah adalah melahirkan akhlak yang mulia, dan akhlak bersumber dari hati. Salat dan ibadah lainnya merupakan sarana untuk membersihkan hati agar perilaku menjadi baik. Alloh menilai hamba-Nya bukan dari rupa dan harta, melainkan dari hati dan amal. Dengan fokus membersihkan hati dan memperbaiki amal, seorang hamba tidak perlu risau terhadap urusan dunia, karena Alloh akan memberikan segala sesuatu sesuai dengan yang terbaik menurut ilmu-Nya.

    Mehr anzeigen Weniger anzeigen
    2 Min.
  • Hati yang Bersih, Akhlak yang Mulia
    Feb 12 2026

    Tujuan utama diutusnya Rasulullah ﷺ adalah menyempurnakan kemuliaan akhlak, sehingga ukuran keberhasilan ibadah dan pemahaman agama tampak pada akhlak yang baik. Akhlak bersumber dari hati; hati yang bersih melahirkan amal dan perilaku yang mulia. Alloh tidak menilai rupa dan harta, melainkan hati dan amal seorang hamba. Dengan fokus membersihkan hati dan memperbaiki amal, seorang mukmin tidak perlu risau terhadap urusan dunia, karena Alloh akan memberikan segala sesuatu sesuai dengan yang terbaik menurut ilmu-Nya.

    Mehr anzeigen Weniger anzeigen
    4 Min.
  • Setiap Perbuatan Ada Balasannya
    Feb 11 2026

    Setiap kebaikan dan keburukan pasti memiliki balasan yang adil dari Alloh, sesuai dengan niat dan perbuatannya, dan tidak ada yang mampu menghalanginya. Karena itu, seorang hamba tidak perlu sibuk membalas perlakuan buruk orang lain, melainkan cukup fokus memperbaiki niat, pikiran, ucapan, dan perbuatan dengan keikhlasan. Hidup menjadi terasa rumit bukan karena banyaknya masalah, tetapi karena ketidakpahaman dan ketidakmampuan mengendalikan nafsu. Dengan keyakinan dan pertolongan Alloh, setiap ujian insya Alloh dapat dilewati.

    Mehr anzeigen Weniger anzeigen
    2 Min.
  • Empat Wajah Kesabaran
    Feb 10 2026

    Kesabaran adalah kunci kebersamaan dengan Alloh dan jalan menuju kabar gembira dari-Nya. Sabar mencakup kemampuan menahan diri dari maksiat, bersungguh-sungguh dalam ketaatan, tegar saat menghadapi musibah, serta lapang dada terhadap perkataan orang lain. Seluruh dinamika hidup—baik yang menyenangkan maupun yang menyakitkan—adalah ujian. Dengan kesabaran, seorang hamba akan lebih dekat dengan pertolongan Alloh dan mampu menyikapi hidup dengan cara yang diridai-Nya.

    Mehr anzeigen Weniger anzeigen
    2 Min.