Critical Eleven omslagafbeelding

Critical Eleven

Beluister fragment

30 dagen Audible Standard gratis proberen

Daarna € 6,99/maand. Maandelijks opzegbaar
Probeer voor € 0,00
Meer aanbiedingen

Critical Eleven

Van: Ika Natassa
Verteld door: Adinia Wirasti
Probeer voor € 0,00

Wordt na 30 dagen automatisch verlengd voor € 6,99 per maand. Maandelijks opzegbaar.

Koop voor € 15,74

Koop voor € 15,74

Seizoensaanbiedingen | € 0,99 per maand voor 3 maanden

Daarna € 6,99 per maand – voorwaarden zijn van toepassing. Maandelijks opzegbaar.
Dalam dunia penerbangan, dikenal istilah critical eleven, sebelas menit paling kritis di dalam pesawat––tiga menit setelah take off dan delapan menit sebelum landing––karena secara statistik delapan puluh persen kecelakaan pesawat umumnya terjadi dalam rentang waktu sebelas menit itu. It's when the aircraft is most vulnerable to any danger. In a way, it's kinda the same with meeting people. Tiga menit pertama kritis sifatnya karena saat itulah kesan pertama terbentuk, lalu ada delapan menit sebelum berpisah––delapan menit ketika senyum, tindak tanduk, dan ekspresi wajah orang tersebut jelas bercerita apakah itu akan jadi awal sesuatu ataukah justru menjadi perpisahan. Ale dan Anya pertama kali bertemu dalam penerbangan Jakarta-Sydney. Tiga menit pertama Anya terpikat, tujuh jam berikutnya mereka duduk bersebelahan dan saling mengenal lewat percakapan serta tawa, dan delapan menit sebelum berpisah Ale yakin dia menginginkan Anya. Kini, lima tahun setelah perkenalan itu, Ale dan Anya dihadapkan pada satu tragedi besar yang membuat mereka mempertanyakan pilihan-pilihan yang mereka ambil, termasuk keputusan pada sebelas menit paling penting dalam pertemuan pertama mereka. Diceritakan bergantian dari sudut pandang Ale dan Anya, setiap babnya merupakan kepingan puzzle yang membuat kita jatuh cinta atau benci kepada karakter-karakternya, atau justru keduanya.
adbl_web_anon_alc_button_suppression_t1
Nog geen reviews beschikbaar