HISTORIKAL NUSANTARA Titelbild

HISTORIKAL NUSANTARA

HISTORIKAL NUSANTARA

Von: Nanda Yuslifar
Jetzt kostenlos hören, ohne Abo

Nur 0,99 € pro Monat für die ersten 3 Monate

Danach 9.95 € pro Monat. Bedingungen gelten.

Über diesen Titel

Dipandang dari sisi teologi historika, persepsi sejarah merupakan contoh pentingnya kita mempelajari sejarah. Narasi yang beredar luas dan dipercaya banyak orang belum tentu memiliki fakta-fakta historis. Penelitian untuk menemukan dan memeriksa dengan saksama fakta-fakta sejarah dapat membuat seseorang merevisi persepsi sejarah yang dianut sebelumnya. Dalam bidang teologi, riset di bidang teologi historika tidak kalah penting dibandingkan dengan cabang-cabang teologi lain seperti teologi biblika, sistematika, dan praktika. Dari penelitian mengenai konsep-konsep, peristiwa-peristiwa, dan tokoh-tokoh di dalam sejarah gereja, orang Kristen dan gereja di masa sekarang dapat memahami berbagai penyebab dari beragam kekeliruan yang sudah pernah terjadi di masa lalu sehingga bisa terhindari dari melakukan kesalahan serupa. Di samping itu, kita pun dapat berikhtiar mengembangkan ajaran dan praktik kekristenan yang setia kepada Alkitab untuk menjawab tantangan zaman. Artikel-artikel pada edisi kali ini, walaupun tidak semuanya termasuk dalam kategori bidang teologi historika, merupakan contoh usaha mendalami teologi beserta metode berteologi dengan menggunakan pendekatan teologi historika.Copyright Bibi Welt
  • Proto Sejarah Sebelum Lahirnya Indonesia
    Oct 10 2024
    Bas-relief (relief dalam) pada Candi Borobudur, menunjukkan kapal/perahu bercadik khas Nusantara yang digunakan pedagang dari wilayah ini. Perhatikan pula arsitektur rumah panggung di sisi kiri, yang banyak dijumpai di berbagai tempat di Nusantara.
    Mehr anzeigen Weniger anzeigen
    6 Min.
  • Sejarah Awal Sebelum Terbentuknya Nusantara
    Oct 10 2024
    Wilayah utama daratan Nusantara terbentuk dari dua ujung Superbenua Pangaea di Era Mesozoikum (250 juta tahun yang lalu), namun bagian dari lempeng benua yang berbeda. Dua bagian ini bergerak mendekat akibat pergerakan lempengnya, sehingga pada saat Zaman Es terakhir telah terbentuk selat besar di antara Paparan Sunda di barat dan Paparan Sahul di timur. Pulau Sulawesi dan pulau-pulau di sekitarnya mengisi ruang di antara dua bagian benua yang berseberangan. Kepulauan antara ini oleh para ahli biologi sekarang disebut sebagai Wallacea, suatu kawasan yang memiliki distribusi fauna yang unik. Situasi geologi dan geografi ini berimplikasi pada aspek topografi, iklim, kesuburan tanah, sebaran makhluk hidup (khususnya tumbuhan dan hewan), serta migrasi manusia di wilayah ini.
    Mehr anzeigen Weniger anzeigen
    5 Min.
Noch keine Rezensionen vorhanden